Bagi saya tidak mudah membiasakan diri dengan hal-hal yang tidak biasa. Tapi saya yakin saya bisa. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Tagged: cinta | Leave a Comment »
Bagi saya tidak mudah membiasakan diri dengan hal-hal yang tidak biasa. Tapi saya yakin saya bisa. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Tagged: cinta | Leave a Comment »
Filed under: Ngomong saja | Tagged: cinta | Leave a Comment »

Sejak dulu hati ini memang fragile. Makanya tidak sembarang orang kupercaya untuk menjaganya. Hingga kamu datang ke hadapanku, mengulurkan tangan dengan gagah berani. Dan saat itu kupikir mungkin sosokmu adalah sosok paling tepat untuk menjadi penjaga hatiku. Tapi maaf, jika dalam penjagaanmu, hatiku telah banyak merepotkanmu…. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »

Ingatkah kau hari ajaib kala itu? Hari indah yang mempertemukan kita? Hari penuh debar di dada. Hari dengan senyum penuh makna. Hari ketika Cupid menembakkan anak panah tepat ke arah kita berdua? Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »

Sendiri di rumah bukan hal yang baru bagiku. Tapi nggak tahu kenapa, akhir pekan ini ngerasa sedih karena di rumah sendiri. Di luar hujan, jadi males mau keluar. Mau nonton DVD rasanya nggak mood. Aku membunuh waktu dengan membaca di kamar. Tapi rasa sepi ini tak kunjung pergi. Aku pun menangis diam-diam. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »
Awal April lalu, aku pulang ke Jogja lantaran mbakku sakit. Untunglah dia segera meninggalkan RS dan tinggal pemulihan aja di rumah. Nah, Selama di Jogja 2 hari 1 malam ada unforgettable moment. Aku kecebur sawar dan dikejar anak sapi. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »

“Ta, mana oleh-oleh waktu Ta pergi waktu itu?” tanya temanku.
“Wah cokelatnya udah meleleh, soalnya lupa dimasukkin kulkas. Ganti yang lain aja deh,” timpalku.
“Udah meleleh juga gak apa-apa sih. Oleh-oleh itu kan wujud sayangnya Titta,” ujarnya. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Tagged: gift | Leave a Comment »

Pangeran William yang jaraknya ribuan mil itu pernah begitu mempesona aku dan teman-teman kala kami masih SMP. Ketika mengisi buku kenangan, bahkan tanpa malu beberapa dari kami menulis, nama pacar: Pengeran William. Belasan tahun kemudian, sang Pengeran pun menikah dengan perempuan yang bukan salah satu dari kami…. Read more »
Filed under: Ngomong saja | Tagged: menikah | Leave a Comment »

Buon compleanno mia sorella, tanti auguri. Molte grazie per Dio che da’ un magnifico regalo. L’Europa avanti tuei occhi
Non solo vieni ma anche vivi all’Europa. Congratulazione, sorella
Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »

Kadang kalau melihat blog-ku ini aku sedih. Betapa sepinya dia dari aktivitas menulisku. Padahal sejak lahir, blog ini cukup sering kuikutsertakan dalam hari-hariku. Apa benar ya analogi temanku, seorang koki enggan memasak di dua tempat? Read more »
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »