Posted on February 28, 2010 by nurvita indarini
(Gambar: anime-planet.com) Yokoso Yoko adalah seorang gadis yang bercita-cita menjadi penyanyi terkenal. Untuk mewujudkan ambisinya, dia pun pergi ke Tokyo bersama tupainya yang bisa terbang. Dalam perjalanan, Yoko bertemu dengan Saki yang ingin menjadi aktris. Mereka pun memutuskan berjuang bersama untuk meraih cita-citanya di Tokyo. Menurut anime-planet, film anime ini diproduksi oleh Ashi Production pada [...]
Filed under: Anime & Manga | Tagged: anime, yokoso yoko | 3 Comments »
Posted on February 28, 2010 by nurvita indarini
(Gambar: http://aisar.files.wordpress.com/2008/03/shalat1.jpg) Setiap individu muslim memahami bahwa tujuan dirinya diciptakan ke dunia ini tiada lain dan tiada bukan adalah kecuali untuk beribadah kepada-Nya… Dia yang menciptakan langit, bumi, dan segala isinya… Dia yang telah menerbitkan matahari dari barat dan menenggelamkannya di timur. Dia yang telah mengutus seorang yang mulia di kalangan hamba-Nya… Dia yang menjaga kesucian [...]
Filed under: Mushola | Leave a Comment »
Posted on February 27, 2010 by nurvita indarini
Hidup adalah gabungan berbagai adegan. Seperti dalam film, pasti ada adegan yang menyenangkan, menyedihkan, memalukan dan sebagainya. Terkadang dalam hidup terjadi force majeur yang membuat kita berkata “Oooh tidak.”
Filed under: Ngomong saja | Tagged: malu | Leave a Comment »
Posted on February 27, 2010 by nurvita indarini
Sebagai manusia biasa tentu pernah melakukan hal-hal konyol dalam hidup. Saya sebagai salah satu manusia biasa di muka bumi ini pun pernah melakukan hal-hal konyol. Hingga kini kalau ingat kekonyolan itu, saya masih suka tertawa sendiri. Kok bisa-bisanya terlintas ide konyol seperti itu ya…
Filed under: Ngomong saja | Tagged: konyol | Leave a Comment »
Posted on February 26, 2010 by nurvita indarini
(Aktor Thailand Pete Thongjure. Kayaknya dia gak terlibat sama melodrama Asia yang kutulis, tapi biarlah fotonya terpampang di sini) Suatu siang di tengah Kota Bandung, aku lagi di dalam angkot sambil baca buku. Tiba-tiba… “Permisi Teh, A’… kusimpan rindu dihati, gelisah tak menentu, berawal dari kita bertemu kau akan kujaga. Kuingin engkau mengerti betapa kau [...]
Filed under: Jadulisme | Tagged: 90-an, jadul, nostalgia | 61 Comments »
Posted on February 26, 2010 by nurvita indarini
Di depan kos saya hampir setiap hari berisik sekali. Soalnya di depan kos ada halaman cukup luas yang dipakai anak-anak bermain, dari sepakbola hingga sepeda-sepedaan. Kadang-kadang terganggu juga sih, soalnya jadi nggak konsentrasi belajar. Tapi mau gimana lagi, namanya juga anak-anak. Bermain kan sudah jadi dunianya. Hmm anak-anak. Jadi ingat waktu saya masih anak-anak… Kalau [...]
Filed under: Jadulisme | Tagged: anak-anak, jadul, nostalgia | 4 Comments »
Posted on February 26, 2010 by nurvita indarini
(Gambar: www.juventus.it) Babak 32 besar ajang Europe League berakhir sudah. Juventus menjadi satu-satunya wakil Italia yang bergabung dengan 15 klub lainnya melaju ke babak 16 besar. Di babak 16 besar, Juventus akan menghadapi klub asal Inggris, Fulham.
Filed under: Sport | Tagged: europe league, juventus | Leave a Comment »
Posted on February 25, 2010 by nurvita indarini
(Gambar: http://www.happyspork.com/images/picture2004.jpg) Hati adalah bermuaranya niat. Semua orang bisa melakukan hal yang sama, contohnya menolong korban bencana, tetapi belum tentu punya niat yang sama. Mungkin ada yang memang benar-benar berniat menolong atau karena berniat mendapat sanjungan masyarakat. Kalau tentang niat, hanya manusia itu sendiri dan Tuhan yang tahu.
Filed under: Mushola | Leave a Comment »
Posted on February 25, 2010 by nurvita indarini
Alkisah ada seseorang yang memiliki masalah dengan ketek (ketiak)-nya. Sebut saja namanya Ronron. Ketek Ronron bau sekali. Itulah alasan orang-orang enggan berlama-lama berdekatan dengan Ronron.
Filed under: Mushola | Leave a Comment »
Posted on February 24, 2010 by nurvita indarini
I’m not an angel. Yes I have emphaty and simphaty, but I’m not a super human. It’s just me, trying to be one of good people in this planet, but I’m just an ordinary woman who only have one heart.
Filed under: Ngomong saja | Leave a Comment »