Tags

(Gambar: info.kereta-api.com)

Sejak 27 April 2010, Kereta Api (KA) Parahyangan dihentikan operasinya lantaran PT Kereta Api Indonesia merugi. Kereta api eksekutif Argo Gede pun diberi gandengan gerbong bisnis untuk mengakomodasi para penumpang yang terbiasa menggunakan layanan KA Bisnis Parahyangan. 4 Gerbong eksekutif plus 2 gerbong bisnis melaju Bandung – Jakarta PP dengan nama KA Argo Parahyangan.

Di hari pertama beroperasinya KA Argo Parahyangan, jadwal pemberangkatan kereta diprotes penumpang. PT KA dituding tidak memberikan sosialisasi yang layak terkait jadwal pemberangkatan kereta. Maklum, sebelum 27 April kereta api yang melayani perjalanan Bandung – Jakarta PP adalah KA Parahyangan dan KA Argo Gede, sehingga ada banyak pilihan waktu berangkat. Ketika kereta yang dijalankan hanya Argo Parahyangan tentunya pilihan waktu berangkat tidak sebanyak sebelumnya.

Berikut ini jadwal keberangkatan KA Argo Parahyangan:

* Berangkat Senin atau setelah libur
** Berhenti di Cimahi

Tarif KA Argo Parahyangan kelas eksekutif untuk hari Selasa hingga Kamis senilai Rp50 ribu, sedangkan untuk kelas eksekutif Jumat, Sabtu, Minggu dan hari libur Rp65.000. Semantara tarif kelas bisnis pada Selasa hingga Kamis Rp30 ribu.

Setelah memutuskan menghentikan operasi KA Parahyangan, PT KA awalnya hanya akan mengoperasikan KA Argo Gede, namun karena masyarakat ingin mempertahankan nama KA Parahyangan yang legendaris, maka PT KA mengganti nama KA itu dengan KA Argo Parahyangan.

KA Parahyangan dihentikan operasinya pada 26 April 2010 karena PT KA selalu merugi rata-rata lebih dari Rp 30 miliar setiap tahunnya. KA Parahyangan dioperasikan sejak 31 Juli 1971, dan mencapai masa kejayaanya pada awal 1990-an hingga 2004. Okupansinya merosot drastis pasca dibukanya Tol Cipularang dan terus menurun ketika banyak orang memilih menggunakan Tol Purbaleunyi.

About these ads