Ragusa Es Italia. Itulah nama kedai es krim yang sedari dulu ingin saya sambangi. Berkali-kali berencana dengan teman-teman makan gelato alias es krim di sana tapi nggak juga kesampaian.
Filed under: Travelling | Tagged: kuliner | 7 Comments »
Ragusa Es Italia. Itulah nama kedai es krim yang sedari dulu ingin saya sambangi. Berkali-kali berencana dengan teman-teman makan gelato alias es krim di sana tapi nggak juga kesampaian.
Filed under: Travelling | Tagged: kuliner | 7 Comments »
Di sini tidak kutemui orang-orang yang berjalan begitu terburu-buru menyeberangi jembatan penyeberangan. Tidak terdengar derap langkah kaki yang seakan berlomba memecah hiruk pikuk lalu lintas. Ketenangan ini awalnya membuatku tidak betah. Semula aku begitu tidak menyukai dekapan Parahyangan.
Filed under: Ngomong saja | 2 Comments »
(Gambar peringatan HAN di Kemendiknas. Koran SI) Hallo anak-anak Indonesia! Selamat Hari Anak Nasional ya. Yup, setiap 23 Juli, bangsa Indonesia selalu memperingatinya sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Adanya HAN tentu menunjukkan betapa pentingnya anak-anak Indonesia bagi bangsa ini. Namun ironisnya, masalah anak-anak dari hari ke hari semakin kompleks saja.
Filed under: News | Tagged: anak, HAN, hari anak | Leave a Comment »
Tidak terasa 35 tahun sudah dijalani. Yang tadinya bayi kini sudah menjadi begitu dewasa. Yang langkahnya tertatih kini malah mampu membimbing makhluk lain untuk berjalan. Hari ini, genap usiamu 35 tahun. 35 Anni di auguri! Buon compleanno!!
Filed under: Ngomong saja | Tagged: tacchinardi | 3 Comments »
Mencicipi makanan khas suatu daerah ketika berkunjung ke daerah tersebut sudah seperti kewajiban bagi sebagian orang. Kalau ada kesempatan, saya juga biasa melakukan hal itu. Tidak terkecuali ketika berkunjung ke Saigon alias Ho Chi Minh City (HCMC) pada awal tahun ini, saya pun segera mencicipi makanan khas negara Indochina tersebut, pho.
Filed under: Travelling | Tagged: kuliner, wisata | 4 Comments »
(Gambar http://www.toonpool.com) “Mbak, aku kepilih jadi Paskibra lagi. Kirain aku udah expired,” ujar adik laki-lakiku via pesan singkat. “Oya? Horeeee. Congrats, Brot,” kataku.
Filed under: Ngomong saja | 3 Comments »
Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa, sedang ketegaran akan lebih dikenang nanti.
Filed under: Mushola | Leave a Comment »
“Kyaaa aku jadi endut sekarang,” ujarku kepada seorang teman saat baru sekitar 2 bulan tinggal di Bandung. “Semua orang kalau tinggal di Bandung pasti endut, jangan khawatir, lo nggak sendiri,” kata temanku itu. Hmm gimana enggak lebih berisi sebab kampusku dikelilingi penjual makanan beraneka macam.
Filed under: Ngomong saja | 4 Comments »
Duar!! Duar!! Ini bukan ledakan bom. Ini bukan jaringan Noordin M Top yang sedang beraksi. Ini adalah ledakan tabung gas LPG (utamanya 3 kg). Bukan di satu tempat, tapi di berbagai tempat. Korban? Tentu saja ada. Selain hilangnya harta benda, cacat fisik, nyawa pun menjadi korban. Si Miskin menjadi tumbal desain kebijakan pemegang dominasi kekuasaan.
Filed under: Ngomong saja | 2 Comments »
Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai…
Filed under: Mushola | 2 Comments »