Tali Temali Itu

Entah akan kumulai dari mana tulisanku ini. Berjuta gambaran dan ilustrasi ada di atas kepalaku, aku bingung harus seperti apa aku lukiskan tentang dirimu, dirimu yang menempati salah satu bagian utama di otakku.

Maaf Merepotkanmu dengan Hatiku

Sejak dulu hati ini memang fragile. Makanya tidak sembarang orang kupercaya untuk menjaganya. Hingga kamu datang ke hadapanku, mengulurkan tangan dengan gagah berani. Dan saat itu kupikir mungkin sosokmu adalah sosok paling tepat untuk menjadi penjaga hatiku. Tapi maaf, jika dalam penjagaanmu, hatiku telah banyak merepotkanmu….

Ingatkah?

Ingatkah kau hari ajaib kala itu? Hari indah yang mempertemukan kita? Hari penuh debar di dada. Hari dengan senyum penuh makna. Hari ketika Cupid menembakkan anak panah tepat ke arah kita berdua?

Home Alone

Sendiri di rumah bukan hal yang baru bagiku. Tapi nggak tahu kenapa, akhir pekan ini ngerasa sedih karena di rumah sendiri. Di luar hujan, jadi males mau keluar. Mau nonton DVD rasanya nggak mood. Aku membunuh waktu dengan membaca di kamar. Tapi rasa sepi ini tak kunjung pergi. Aku pun menangis diam-diam.

Dikejar Anak Sapi

(Sebelum kecebur sawah) Awal April lalu, aku pulang ke Jogja lantaran mbakku sakit. Untunglah dia segera meninggalkan RS dan tinggal pemulihan aja di rumah. Nah, Selama di Jogja 2 hari 1 malam ada unforgettable moment. Aku kecebur sawar dan dikejar anak sapi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.