Baju Rombeng

Kadang pakai baju rombeng itu enak. Mungkin saking seringnya dipakai jadi baju pun menjadi rombeng. Justru karena itu, ingin terus memakainya sampai tak bisa lagi dipakai.

Baju rumah yang saya pakai sekarang ini juga rombeng. Atasannya sudah sobek di ketiak kirinya. Bagian celana juga sobek. Tapi masih saja saya pakai.

Baju yang lebih layak sih ada. Tapi nggak tau kenapa, saya lebih memilih memakai baju ini. Dengan baju ini sepertinya saya bebas jadi diri sendiri. baju yang sepertinya paling mengerti diri saya. Ha ha lebay.

Mungkin alasan yang sama juga dimiliki nenek saya kala dulu dia memakai baju rombengnya. Dulu saya benci melihatnya pakai baju rombeng. “Kayak nggak punya baju aja,” ujar saya kala itu.

Bukan karena nggak ada baju lain. Bukan karena ingin dibelikan baju baru. Hanya saja karena ingin menikmati keintiman dengannya. Ingin menikmati kenyamanan yang tak sanggup diberikan baju-baju lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.