Celoteh Pagi

Beberapa hari ini kata teman-teman wajah saya seputih kertas. Perut melilit-lilit dan terkadang disertai muntah, serta serangan sakit kepala. Asam lambung sepertinya naik, persis seperti saat saya mendekati sidang tugas akhir hampir 2 tahun lalu.

Pasukan Hamil

Pasukan nikah beberapa waktu lalu membuahkan hasil. Istri mereka kini tengah tekdung tralala alias hamil. Wah barengan juga, alhasil para istri itu jadi pasukan hamil.

Baju Rombeng

Kadang pakai baju rombeng itu enak. Mungkin saking seringnya dipakai jadi baju pun menjadi rombeng. Justru karena itu, ingin terus memakainya sampai tak bisa lagi dipakai.

Bertengkar (2)

Tanpa pahit, maka kita tidak tahu rasanya manis. Bertengkar dalam hubungan itu lumrah. Asalkan kita mampu mengadapi dan menyelesaikannya dengan baik.

Bertengkar

Entah untuk kali keberapa kami bertengkar. Kalau sudah begini saya jadi berpikir, kami itu cocok nggak sih sebenarnya.

It’s Not Easy

Bagi saya tidak mudah membiasakan diri dengan hal-hal yang tidak biasa. Tapi saya yakin saya bisa.

Tali Temali Itu

Entah akan kumulai dari mana tulisanku ini. Berjuta gambaran dan ilustrasi ada di atas kepalaku, aku bingung harus seperti apa aku lukiskan tentang dirimu, dirimu yang menempati salah satu bagian utama di otakku.

Maaf Merepotkanmu dengan Hatiku

Sejak dulu hati ini memang fragile. Makanya tidak sembarang orang kupercaya untuk menjaganya. Hingga kamu datang ke hadapanku, mengulurkan tangan dengan gagah berani. Dan saat itu kupikir mungkin sosokmu adalah sosok paling tepat untuk menjadi penjaga hatiku. Tapi maaf, jika dalam penjagaanmu, hatiku telah banyak merepotkanmu….

Ingatkah?

Ingatkah kau hari ajaib kala itu? Hari indah yang mempertemukan kita? Hari penuh debar di dada. Hari dengan senyum penuh makna. Hari ketika Cupid menembakkan anak panah tepat ke arah kita berdua?

Home Alone

Sendiri di rumah bukan hal yang baru bagiku. Tapi nggak tahu kenapa, akhir pekan ini ngerasa sedih karena di rumah sendiri. Di luar hujan, jadi males mau keluar. Mau nonton DVD rasanya nggak mood. Aku membunuh waktu dengan membaca di kamar. Tapi rasa sepi ini tak kunjung pergi. Aku pun menangis diam-diam.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.