Jilbab Untuk Wulan

Seusai sholat tahajud, Wawan membuka jendela kamarnya. Udara segar terasa masuk ke dalam kamar sempitnya. Wawan segera melepas sarung dan baju kokonya dan meletakkannya diatas tempat tidur. Sajadahnya dia lipat dan dimasukkannya ke dalam lemari. Subuh masih sekitar setengah jam lagi. Pikirnya, dari pada tidur lagi, pasti nanti subuhnya malah kebablasan.

This Is Your Way

“Aku pergi sekarang,” kata orang berkaos hitam itu. “Apa yang kamu cari? Di sini kamu dapat semua yang kamu mau. Kamu bisa mulai mencicil apartemen seperti mereka. Kamu bisa lebih serius melihat ke depan, maksudku untuk menikah,” ujar orang satunya lagi yang berkemeja garis-garis.

Wangimu Membelitku

http://www.glogster.com/media/2/4/0/61/4006161.jpg 3 Tahun sudah berlalu sejak kita bertemu untuk terakhir kalinya. Aku ingat benar, saat itu sore hari, aku masih memakai baju kantorku. Kamu menungguku di sebuah restoran di pusat Jakarta. Wajah dan bajumu sedikit basah. Rupanya kau juga kehujanan. Kamu mendongak saat aku menyapamu. Seperti biasa, kamu pun melemparkan senyum. Senyum. Ya, kamu nggak [...]

Tentang Seorang Lelaki Berkulit Gelap

www.holidaytoons.com Umur laki-laki itu awal 30-an. Kulitnya coklat gelap terbakar matahari. Dalam gendongannya, seorang gadis kecil dengan ingus di hidung. “Gatotkaca terbang bawa nasi, terus masuk ke gua…ayo aaa,” celoteh laki-laki itu sambil menyuapkan sesendok nasi ke mulut si gadis kecil. Dengan manja, si bocah menyuap nasi itu. Lambat-lambat, mulut kecilnya mengunyah butiran nasi bercampur [...]

Buku Kerja untuk Ayah

Buku kerja warna hitam itu berjajar bersama beberapa koleksi bukuku di rak kayu setinggi 1,5 meter yang berada di kamarku. Perlahan kuambil buku itu. Di halaman pertama buku itu tertulis ‘Buku Kerja 2006’. Meski sudah berusia dua tahun, namun buku itu masih bersih dari coretan tinta. Sedianya buku itu akan kuberikan sebagai hadiah ulang tahun [...]

Miss Irit

Miss Irit Aku menatap Tara dengan heran ketika dia mengeluarkan kantong plastik kecil berisi butiran kristal halus berwarna putih dan menuangkannya ke dalam teh hangat pesanannya. Meski tahu sedang kuperhatikan, tapi dengan cuek, gadis berambut ikal itu tetap sibuk mengaduk-aduk minumannya dengan sendok.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.