Tags

, ,

ferrara_allenatore

(Ciro Ferara. Gambar: http://www.juventus.it)

Claudio Ranieri resmi angkat kaki dari Juventus setelah dalam 6 laga di serie-A Juventus tidak pernah meraih angka penuh. Usai ditahan imbang 2-2 oleh Atalanta di Stadio Olimpico di Torino, Ranieri dipecat. Mantan punggawa Juve, Ciro Ferara, yang sebelumnya dipercaya melatih Juve Junior didapuk untuk menduduki kursi yang ditinggalkan Ranieri.

Di awal musim kompetisi 2008/2009, Juventus tampil cukup baik. Juve menjadi juara grup di Liga Champions. Bahkan Juventus menjadi mimpi buruk bagi raksasa Spanyol, Real Madrid. Sayang, Juventus bertekuk lutut di hadapan Chelsea. Klub Inggris yang pernah diasuh Ranieri itu menghancurkan mimpi Juventus untuk melaju ke semifinal Liga Champions.

4886606(Ranieri)

Sejak kalah dari Chelsea, performa Juventus tidak seperti sebelumnya. Kalah dan seri mewarnai perjalanan Juventus. Bahkan satu-satunya gelar yang paling realistis untuk didapat, Copa Italia, lepas dari tangan. Lazio membuat Juventus menunduk dan melupakan gelar untuk musim kompetisi kali ini.

Lini belakang Juventus sering kecolongan. Lini tengah kurang mampu menyuplai umpan-umpan bagus dan kerap kalah bertarung. Sedangkan lini depan sering gagal memanfaatkan peluang. Ranieri dianggap gagal. Kebanyakan Juventini menginginkan pergantian pelatih. Ferara pun dipercaya menukangi Juve di dua pertandingan yang tersisa.

Pada Minggu 24 Mei mendatang, Juventus akan bertandang ke Kandang Siena. Inilah pertama kalinya Ferara kembali bersama beberapa pemain Juventus yang dulu menjadi rekannya di lapangan. Ada Del Piero, Buffon, Cammoranesi, Trezeguet, Leggrotaglie, Zebina, dan Nedved. Namun bedanya, kini Ferara duduk di pinggir lapangan sembari memberikan instruksi.

juve

( Ferara bersama Juve. Beberapa rekannya kini akan menjadi anak asuhnya).

Dengan kecintaannya yang mendalam, Ferara tetap bersama Juventus, meskipun sejak 2005 bukan sebagai pemain lagi. Kini dengan cinta yang tidak berubah, dia berupaya membawa Juventus ke puncak performanya, meski hanya dalam dua pertandingan. Maklum, selama menjadi pemain Juventus sejak 1994, Ferara mereguk beberapa gelar. Scudetto, Piala Liga Champions, Piala Interkontinental, Piala Super Italia, Coppa Italia, hingga piala Intertoto pernah dirasakannya bersama Juventus. Lebih dari satu dekade, Ferara menjadi bagian sejarah keemasan Juventus.

tacchi (Merayakan gol bersama Porrini dan Tacchinardi dalam pertandingan first leg final Piala Super Eropa melawan Paris St Germain pada 15/1/1997. Gambar http://www.geocities.com/Colosseum/7366/paris.html).

Untuk menghadapi Siena di akhir pekan ini, Ferara menitik beratkan latihan kecepatan kepada para pemain Juventus. Dia juga menekankan bahwa masalah yang dihadapi para pemain bukanlah fisik melainkan soal motivasi. Bukan perkara mudah untuk Ferara membangkitkan Juventus dalam waktu singkat. Namun dia yakin, karena telah mengenal sebagian besar pemain Juventus, hal itu akan memudahkan tugas tekniknya.

Hanya dua pertandingan Juventus yang akan dijalani Ferara bersama Juventus. Setelah itu, dia akan kembali ke posnya bersama Tim Juventus Junior. Mampukah Ferara memuaskan para Juventini dengan mempersembahkan 6 angka di akhir musim 2008/2009 ini? Waktu akan segera menjawab. Namun yang pasti, para punggawa Juventus kini memiliki semangat baru dan benar-benar fokus pada dua pertandingan yang tersisa. Buona fortuna!