Tags

, , ,

darkchocolate

Anda suka makan coklat? Hmm kalau begitu Anda berpotensi menjadi target para peneliti coklat. Sebab mereka tengah membutuhkan sukarelawati yang bersedia makan coklat setiap hari selama setahun. Mau?

Para peneliti hendak mencari tahu manfaat dari coklat hitam pada kesehatan. Perempuan berumur 40-an yang telah menopause dan mengalami diabetes tipe 2 akan menjalani tes apakah flavonoid yang terkandung dalam coklat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Para sukarelawati akan diminta makan coklat setiap hari selama setahun dan akan diperiksa adakah manfaat kesehatan yang didapatkan. Demikian diberitakan bbc.co.uk (22/7/2009).

Pihak Universitas East Anglia di Norwich mengatakan, penelitian telah memaski tahapan yang benar-benar membangkitkan gairah. Dr Peter Curtis dari UEA’s School of Medicine menyampaikan, “Para sukarelawan kami yang pertama akan kembali pada kunjungan akhir untuk dilihat tanda-tanda kesehatan pada jantungnya seperti adakah perubahan pada tekanan darah dan tingkat kolesterol. Hasil yang sukses bisa menjadi langkah pertama dalam mengembangkan cara baru untuk meningkatkan hidup manusia dalam pengurangan risiko penyakit jantung.”

Para sukarelawati baru yang dibutuhkan para peneliti adalah yang berusia di bawah 76 tahun, tidak mendapat menstruasi sedikitnya setahun terakhir atau mengambil hormone replacement therapy (HRT). Terapi penggantian hormon biasa dilakukan untuk mengatasi keluhan menopause melalui pemberian estrogen. Terapi tersebut ditengarai mampu mengatasi keluhan menopause seperti depresi, jantung berdebar-debar, sakit kepala, pegal-pegal, pelupa, inkontinensia, serta menurunkan risiko osteoporosis, jantung koroner, stroke, serta kanker usus besar.Syarat lainnya untuk menjadi sukarelawati adalah bukan perokok dan mengkonsumsi obat untuk mengurangi kolesterol seperti statin sedikitnya selama setahun.

Peserta yang terpilih harus makan sejumlah kecil coklat setiap hari selama setahun, lalu risiko penyakit jantungnya diperiksa pada 5 kesempatan untuk melihat apakah terjadi perubahan. Pihak UEA menyatakan, penelitian itu dilakukan dengan mengambil contoh darah dan urin peserta, melakukan scan ultrasound dari arteri, dan pengisian kuisioner tentang gaya hidupnya. “Penelitian dilakukan di Norwich dan ongkos perjalanan yang ditanggung adalah maksimum untuk 60 mil PP. Orang-orang yang ingin ikut tapi tinggal jauh masih bisa ikut, tapi mereka hanya akan dapat ongkos untuk perjalanan 60 mil, sehingga akan diberikan £21 setiap datang,” kata juru bicara UEA.