Tags

, ,

sarapan-yuukk

Jangan anggap enteng sarapan. Anak-anak sekolah yang tidak melewatkan sarapan, umumnya bisa lebih berkonsentrasi dalam belajar.

“Kalau nggak sarapan, gula darah bisa turun. Itu bisa bikin tidak konsen belajar,” ujar ahli gizi Tuty Soenardi dalam keterangan pers tentang pola makan sehat di sekolah Al Izhar, Jl RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2007).

Hal yang sama disampaikan Ketua Komite Kantin Sekolah Al Izhar Pondok Labu dr Amaranila L Drijono Sp.kk. Menurutnya, dari 3 waktu makan, sarapan adalah yang terpenting. Karena pada waktu pagilah seseorang memulai aktivitasnya.

“Bisa dibayangkan dong bagaimana mesin yang tidak diisi bahan bakar. Kalau di tubuh kita, bisa mengambil nutrisi dari bagian tubuh lainnya,” jelas perempuan yang akrab disapa Nila ini.

Survei yang dilakukan Komite Kantin Sekolah Al Izhar Pondok Labu, dari 418 responden siswa, 300 anak menyukai susu. Dari jumlah responden yang sama, 52 anak menyukai coklat sebagai sarapan.

“Dan yang suka pisang goreng, keripik, dan risoles untuk sarapan sebanyak 30-40 anak dari 418,” lanjut Nila.

Menurut dia, tren di kota besar adalah adanya kekurangan gizi terselubung. Akibatnya, tumbuh kembang anak tidak optimal.

“Ada anak yang terlihat cantik dan pintar, tapi tidak bugar,” tandasnya.