Tags

, , ,

(gambar : http://i.ehow.com)

Aku ada di depanmu karena aku butuh kamu

Aku ada di sebelahmu karena butuh kamu juga

Ya, kamu yang naif, lugu, dan mungkin bodoh

yang akan memberikan 100 kebaikan demi membayar 10 kebaikan yang kuberi

yang akan kembali tersenyum setelah kugenggam tanganmu

Ha ha gampang sekali ya menaklukanmu

atau tepatnya, membodohimu.

Kamu itu fungsional

Kamu ada bagiku karena fungsimu semata

sadarkah kamu?

Kamu yang permisif dan sedikit dungu

sangat pantas menduduki peran fungsional dalam hidupku

Sadarkah kamu ratusan kebohongan kutebar di hadapanmu

Apa reaksimu?

Seperti yang kuduga, seperti yang sudah-sudah, kamu memaklumi

Kamu telan mentah-mentah semua kataku

Ha ha kamu sampau tidak tahu kan mana yang bohong dan mana yang tidak

Itulah kelebihanku: memanfaatkan kelemahanmu!

Aku jahat?

Salah sendiri kamu mau saja kuperbudak

Di dunia ini tidak ada yang benar-benar baik

Dunia ini kejam, kau tahu?

Sebenarnya aku sayang kamu, tapi memberdayakan fungsimu dalam hidupku

mengalahkan sayangku padamu.

Respons:

Aku diam bukan berarti aku tidak tahu

Aku tidak sebodoh itu

Aku tahu semua bohongmu

Aku tahu aku fungsional buatmu

Ya, mungkin aku naif

Tapi semua itu kulakukan karena aku tidak pernah tega melihat orang dekatku sengsara

Semakin lama rupanya kau semakin dalam menusukkan belati ke jantungku

Kalau demikian adanya

Aku mati rasa sama kamu