Tags

,

Il mio giacatore preferito, Alessio Tacchinardi, sudah berkali-kali menjadi ‘barang dagangan’. Bermula dari kepindahannya ke Juventus pada 1994 dari Atalanta. Lalu ketika dia tidak memperpanjang kontrak dengan Juventus dan memilih bergabung dengan Brescia, yang artinya dia mencicipi kompetisi Lega Calcio Serie-B. Setelah sekitar semusim membela Brescia, Tacchinardi kembali melangkahkan kaki.

Sewaktu Alessio masih main buat Juve dan aku masih SMA (1997-2000), kabar kalau dia mau move ke klub lain selalu terdengar saat calcio mercato dibuka. Aku pernah dengar katanya dia mau dibeli Lazio, Inter Milan, juga AC Milan. Nyatanya hingga 2005 dia masih berseragam putih hitam.

Agak kecewa juga sih waktu Alessio di-loan ke Villareal pada 2005-2007. Berbagai gosip kepindahan pria kelahiran Crema 23 Juli 1975 ini mencuat saat kontrak peminjaman Villareal akan berakhir. Klub yang disebut-sebut akan menjadi pelabuhan baru Alessio adalah Barcelona dan AC Milan. Ternyata Brescia-lah yang dipilih Alessio.

Cukup lama juga aku nggak mengikuti kabar Alessio. Yang aku tahu dia beberapa kali melesakkan gol untuk Brescia. Hingga akhir 2008, aku iseng googling Alessio Tacchinardi. Rupanya dia nggak lagi bermain di Brescia. Ke manakah dia? Nggak jelas. Ada yang mewartakan dia akan kembali ke klub profesional pertamanya, Atalanta. Sumber lain menyebut dia akan ke Palermo yang juga kontestan Lega Calcio Serie-A. Ada pula yang menginfokan dia akan hijrah ke Cluj (klub sepakbola di Romania) bersama pemain Italia veteran lainnya, Stefano Fiore pada Januari 2009 ini. Sumber lain mengatakan Tacchi akan hijrah ke Salernitana.

Di tengah insomnia, aku menjelajahi dunia maya mencari Tacchinardi. Kusambangi situs Atalanta, Palermo, Salernitana, dan Cluj. Nama Tacchinardi sama sekali tak kutemukan di daftar pemain. Bahkan informasi pasti kepindahan dia juga nggak ada. Dia seperti raib gitu aja.

Akhirnya, menjelang subuh, aku menemukan info kalau Tacchinardi pulang kampung ke Crema (daerah Lombardia, dekat Milan). Info itu berasal dari Wikipedia berbahasa Italia. Di Crema memang ada klub sepakbola bernama Cremonese FC yang berlaga di Serie C1. Ada 2 nama Tacchinardi di sana, tapi bukan Alessio Tacchinardi melainkan Mario Tacchinardi dan Amedeo Tacchinardi.

Penelusuran masih berjalan. Tacchinardi rupanya sempat mampir ke Pizzighettone, klub yang berlaga di Serie C2. Aku juga menemuka situs Sporting Iuvenes yang menampilkan 2 nama Tacchinardi di daftar pemainnya. Voila! Salah satu Tacchinardi yang ada bernama lengkap Alessio Tacchinardi. Tacchinardi yang lain bernama Massimiliano Tacchinardi (kakaknya Alessio).


Lalu beberapa artikel kecil kutemukan. Tapi arrrgh aku nggak tahu tuh artikel ngomong apa, soalnya semua dalam Bahasa Itali. Dengan kemampuan Italiano-ku yang pas-pasan tentu aja bikin aku pusing nguing-nguing tujuh keliling.

Apakah itu akhir Tacchi sebagai objek jual beli lelaki? Sepertinya begitu, karena entah di mana aku pernah baca Tacchi pengen pensiun dari pebola di kota kelahirannya. Meski udah ninggalin Juve atau pensiun, tapi setiap kali nonton pertandingan Juve aku masih ngerasa Tacchinardi duduk di bangku cadangan. Dan rupanya bukan aku aja yang ngerasa begitu. Dalam perjalananku di dunia maya, aku beberapa kali menemukan fans Alessio yang punya perasaan serupa.

Grazie Alessio per tutto e tutti…. Semoga kalau tahun depan jadi ke Jerman, aku bisa mampir ke Italy n datang ke Crema buat ngeliat langsung sosok Alessio Tacchinardi, salah satu legenda Juventus.

Note: kutulis sekitar pertengahan 2009