Tags

, , ,

(Gambar dari: http://www.juventus.it)

Big match Lega Calcio Serie-A Italia pekan ini menghadapkan Juventus dengan AC Milan. Pertandingan antara kedua klub ini dianggap sebagian orang sebagai pertandingan terakbar di Negeri Sepatu. Sebab keduanya merupakan klub raksasa yang menjadi musuh bebuyutan, dan keduanya juga peraih gelar scudetto terbanyak di Italia.

Pada Senin 11 Januari 2010 dini hari WIB, Juventus akan menjamu pasukan AC Milan di Stadio Olimpico di Torino. 19 Pemain Juventus disiapkan oleh sang pelatih, Ciro Ferara. Mereka adalah Chiellini, Felipe Melo, Cannavaro, Grosso, Salihamidzic, Marchisio, Del Piero, Amauri, Chimenti, Manninger, Zebina, Poulsen, Grygera, Diego, De Ceglie, Tiago, Legrottaglie, Rossi, dan Immobile.

Daftar lengkap pemain tersebut disampaikan Ferara dalam keterangan pers usai sesi latihan di Vinovo. Demikian seperti diwartakan oleh http://www.juventus.it pada 9 Januari 2010.

Sedangkan AC Milan mempersiapkan 22 pemain sebagai amunisinya. Mereka yang disiapkan oleh pelatih Leonardo adalah Dida, Roma, Storari, Antonini, Bonera, Favalli, Jankulovski, Kaladze, Nesta, Thiago Silva, Abate, Ambrosini, Beckham, Flamini, Gattuso, Pirlo, Borriello, Di Gennaro, Huntelaar, Inzaghi, Ronaldinho.

Juve menjamu Milan dengan berbekal kemenangan atas Parma pekan lalu. Milan pun bertamu dengan percaya diri setelah sebelumnya juga meraih hasil positif. Meskipun bermain di kandang sendiri, Juventus pantas ekstra waspada, sebab sejumlah pemain inti Juve tidak bisa merumput lantaran cidera ataupun akumulasi kartu kuning.

Apalagi Milan memiliki rekor tandang yang cukup baik. 34 Poin yang telah dikumpulkannya dari 17 kali bermain, 15 poin di antaranya dihasilkan dalam partai tandangnya. Ketika melawat ke kandang lawan, Milan meraup 4 kali kemenangan, 3 kali draw, dan sekali seri. Hingga pekan ke-19, Milan bertengger di posisi kedua di bawah rival sekotanya Inter Milan, dan berada di atas Juventus. Milan dan Juve hanya berselisih satu poin. Sebagai catatan, Milan baru bermain 17 kali lantaran pertandingan melawan Fiorentina yang seharusnya dilangsungkan 19 Desember 2009 lalu ditunda akibat hujan salju yang lebat.

Seadangkan di kubu Juventus, performa Tim Kuda Zebra belakangan dipertanyakan berbagai kalangan karena hasil buruk di sejumlah pertandingan sebelum 2009 berakhir, ditambah tersingkirnya Juventus dari panggung Liga Champions. Bahkan kursi Ciro Ferara sebagai pelatih bergoyang. Guus Hiddink disebut-sebut akan menggantikani posisi pria berkacamata yang juga mantan pemain Juventus tersebut. Namun kemenangan 2-1 atas Parma melecut semangat squad Bianconerri.

Menengok sejarah pertandingan Juve – Milan, pertarungan di kandang Nyonya Tua telah berlangsung sebanyak 74 kali. Juve memenangkan 34 pertandingan, 21 kali seri, dan 21 kali kalah. Ini artinya berdasar sejarah, Juve masih cukup kuat di kandangnya bagi Rossonerri. Menurut catatan http://www.juventus.it, hasil pertandingan yang paling sering terukir adalah 1-0. Kemenangan dengan skor 2-1 tercatat sebanyak 6 kali, 3-0 dan 3-1 sebanyak 5 kali, skor 3-2 sebanyak 3 kali, 4-0, 4-1, dan 4-2 masing-masing sekali.

Kedua klub kini sama-sama memiliki sejumlah pemain berusia lebih dari 30 tahun. Keduanya sama-sama ditukangi mantan bintangnya yang sinarnya begitu berkilau pada era 90-an hingga 2000-an awal. Keduanya juga sama-sama on-fire. Pertandingan Juve – Milan akan selalu menarik untuk ditunggu dan disaksikan. Siapakah yang akan jadi pemenang? Ditunggu saja, yang jelas keduanya akan tampil mati-matian demi gengsi dan posisi.