….

Siapa dirimu?
Yang berani merusak tidur dan selera makanku?
Yang membuatku melamun sepanjang waktu?
….. (Puisi untuk Aling dari Ikal Laskar Pelangi)

Sudah beberapa bulan ini makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, dan sering deg-degan. Berat badan sampai turun 3 kg (alhamdulillah sih he he). Penyebabnya adalah tesis. Perasaan seperti itu bukan saya saja yang merasakan, tetapi juga teman-teman saya yang lain.

Hidup kami tidak tenang karena selalu dibayang-bayangi tesis. Makanya kami selalu membawa hal itu dalam doa. Semoga cepat, mudah dan lancar. Amin.

Dulu waktu menulis skripsi rasanya tidak begini. Padahal dulu saya nulis skripsi disambil menulis berbagai makalah dan ikut banyak kegiatan. Apa saya mengalami degradasi kemampuan ya😦

“Tesisku kok seperti novel ya,” curhat saya pada seorang teman.

“Tesis saya juga seperti buku harian,” balas teman saya itu.

Saya terbiasa menulis dengan bahasa populer, jadi sepertinya sangat mempengaruhi gaya penulisan tesis saya. Haduh.

Beberapa waktu lalu beberapa teman sekelas heboh mau beli tas baru karena sedang ada diskon. Hmm tas baru, tidak dulu deh.

“Sebelum lulus gw nggak akan beli tas sama sepatu baru,” kata saya pada seorang teman.

“Gw juga nggak akan cukur kumis kalau kumis gw belum panjang,” jawab teman saya. Ha ha dia kenapa malah ngomong kumis sih.

Tesis itu tidak murah. Saya berkali-kali harus merogoh kantong dalam-dalam untuk beli buku atau untuk mencari data ke kota lain. Teman saya menekan pengeluaran dengan cara menyalin teks buku yang dijual di salah satu toko buku di kota kami. Saya pernah memergokinya sedang duduk di salah satu pojok toko buku sambil sibuk mencatat. Wah kalau ini sih tidak akan saya tiru.