Tags

(Gambar: http://image.tempointeraktif.com/?id=3812)

Perempuan adalah makhluk istimewa yang harus dihormati. Hujan hadiah, pujian, serta sikap hormat dan sopan adalah cara-cara untuk mengistimewakan perempuan. Setidaknya begitulah yang dilakukan para anggota organisasi mafia Italia kepada perempuan pujaannya.

Konon, hubungan para mafiosi tidak akan lekang oleh waktu, uang, dan hukum, namun tidak dengan perempuan. Tidak jarang perempuan disodorkan kepada il mafioso agar yang bersangkutan mau buka mulut, mau berkhianat. Meski di kalangan mafia dikenal Omerta yang merupakan sumpah di antara mereka untuk menjaga rahasia. Dan ketika omerta sudah dilanggar, maka bisa berujung pada pembunuhan.

Seorang mafia sering kali mendapat kekerasan fisik agar memberikan informasi berharga. Hingga terluka dan berdarah-darah sekalipun, rahasia harus tetap dijaga oleh il mafioso. “If I live, I will kill you. If I die, you are forgiven.” Setidaknya itulah kalimat yang dikatakan mafia kepada pihak-pihak yang memaksanya buka mulut. Karena ‘kekeraskepalaan’ itu, maka perempuan digunakan sebagai kunci untuk membuka mulut mafia.

Perempuan merupakan hal yang paling dijaga seorang Don (pemimpin mafia) karena dapat melemahkan atau bahkan sebaliknya, menguatkan kedudukan Don dan anggotanya. La donna per il mafioso, atau perempuan bagi seorang mafia adalah yang mengerti benar kapan harus bermanja, kepada siapa dapat bersikap dan bertindak tegas, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggoda (merayu) dan saat untuk diam.

.”. Dari berbagai sumber.