Tags

, ,

Oleh-oleh adalah sesuatu yang diharapkan orang rumah dan teman-teman tiap kali saya keluar kota. Karenanya ketika pergi ke HCMC pada pekan pertama Februari 2010, saya dan adik pun meluangkan waktu untuk berburu oleh-oleh. Meskipun tidak banyak dan tidak mahal, yang penting merata.

Ini dia beberapa oleh-oleh yang saya dan adik saya beli.

Di HCMC banyak yang  jualan key chain mas dan mbak Vietnam seperti gambar di atas. Key chain yang juga populer adalah yang bergambar tempat-tempat wisata. Biasanya yang bentuknya mas mbak begitu dihargai VND 10.000 sepasang. Jadi rata-rata key chain per biji harganya VND 5.000. Kalau pintar menawar bisa dapat di bawah harga tersebut.

Kami juga beli fridge magnet berbentuk mas mbak Vietnam. Kami dapat harga lebih murah ketika membeli di Jalan Pasteur daripada di Ben Thanh Market. Sepasang dapat VND 6.000 jadi per bijinya cuma VND 3.000. Menurut saya lebih enak beli di Jalan Pasteur karena nggak berdesak-desakkan.

Di Ben Thanh kami membeli patung gadis Vietnam yang harganya VND 25.000. Kecil gede dihargai sama. Wah kami merasa tertitpu, seharusnya yang kecil bisa dapat lebih murah. Huh, gak pinter nawar sih. Kalau nawar kok saya suka kasihan sama yang jual ya he he.

Barang lain yang dibeli adalah lukisan pemandangan Vietnam yang dilukis di atas anyaman bambu seperti kerai. Harganya VND 45.000. Yang lebih pendek dijual VND 30.000. Dijual pula gambar gadis Vietnam berukuran kurang dari 10 cm seharga VND 20.000. Tapi kami tidak beli 2 barang terakhir ini.

Oleh-oleh lainnya adalah kaos hitam bertuliskan Good Morning Vietnam. Kaos-kaos ini bisa ditawar sampai VND 30.000. Biasanya akan diberi dengan harga segitu kalau belinya banyak dan kita ngotot nawar.

Di Ben Thanh juga dijual kopi beraneka rasa. Kebanyakan adalah kopi yang harus ditimbang dulu kalau kita mau beli. Harga termurah kalau nggak salah VND 2.700 per 100 gram. Saya nggak beli di Ben Thanh melainkan di Co.Op Mart, sehingga kopi yang dibeli sudah dalam kemasan. Saya beli yang mereknya Trung Ngu Yen dan Highlands karena katanya enak. Harganya memang lebih mahal. Di Co. Op mart juga beli banyak sekali teh.

Lainnya adalah permen kelapa dan biskuit sesame. Permen kelapanya sih lebih murah daripada yang dijual di pabrik permen di Mekong Delta, tapi nggak tau deh rasanya gimana. VND 18.000 untuk yang 400 gram, dan VND 9.500 untuk ukuran 250 gram. Di Ben Thanh juga ada yang jual permen kelapa kiloan, tapi kata seorang teman dari Indonesia, rasanya nggak seenak di Mekong Delta.

Semua oleh-oleh itu didominasi permintaan ibu saya. Yang buat saya sendiri aja nggak ada he he. Pengen sih beli pakaian tradisional Vietnam, Ao Dai, tapi buat saya mahal, VND 250.000.

Teman saya ada yang nitip bendera Viet dan kaos-kaos bergambar Lenin atau Ho Chi Minh. Tapi tidak saya belikan, soalnya VND saya nggak cukup. Tadinya mau diganti dengan korek api gas bertulis kata-kata berbau militer gitu, tapi tidak jadi. Korek api gas itu harganya mulai dari VND 35.000 (setelah ditawar), jatuh harganya sama dengan kaos-kaos. Sudahlah, teman saya harus puas dengan key chain saja he he.