Bismillah…

Punten, maaf, afwan… Klo judul mesej kali ini terkesan “gimana gitu”

Ssttt, just for tadzkirah…

Ada beberapa pertanyaan:

Adakah kita merasa malu saat kita berbuat tidak senonoh di depan orang tua kita..?

Adakah kita merasa malu saat mengenang masa SMA, tidak mengerjakan tugas dan dihukum di depan kelas..?

Adakah kita merasa malu saat guru atau dosen memergoki kita sedang nyontek pada saat ujian akhir..?

Adakah kita merasa malu sedang berjalan berdua dengan orang lain dan pada saat itu suami/istri kita melihat kita..?

Adakah kita merasa malu saat kita sedang melakukan tidnakan bodoh dalam kesendirian, namun ternyata banyak orang yang memperhatikan kita, sedangkan kita mengetahui keesokan harinya, dimana tindakan kita tersebut menjadi bahan omongan ahli ghibah..?

Adakah kita malu saat kita menceritakan keburukan seseorang, lalu orang tersebut tiba-tiba muncul di hadapan kita..?

Adakah kita merasa malu saat orang-orang di sekitar kita mengetahui keburukan dan aib-aib kita..?

Jika kita merasa malu, alhamdulillah… Anggaplah semua itu adalah hukuman bagi kita di dunia atas segala kelalaian kita sebagai manusia yang memang tidak pernah luput dari salah dan dosa…

Namun, bukan itu inti permasalahannya…

Pertanyaan yang sesungguhnya harus kita jawab adalah:

Bagaimana mungkin kita merasa malu pada seseorang, orangtua, guru, dosen, suami/istri, namun kita lupa untuk malu pada Dzat yang senantiasa mengawasi kita…

Ya, Dialah Allah yang lebih dekat dari urat nadi leher kita… Mengetahui setiap tindak tanduk kita, bahkan mengetahui suara hati kita… Mengawasi kita dalam kesendirian atau keramaian…

Dialah Allah, pemilik alam semesta… Dialah Allah yang akan memperhitungkan segala hal yang telah kita lakukan di dunia…

Dialah Allah yang telah menciptakan kita, yang paling berhak atas hidup dan mati kita…. Namun, ternyata…. Kita lebih sering melupakan-Nya…

Sahabat, saudaraku…. Malu adalah sebagian dari iman, maka jika rasa malu kepada Allah mulai hilang… Adakah artinya iman yang membara di dalam dada..?

Bahkan bisa jadi, hilangnya rasa malu adalah indikasi semakin melemahnya,,, dan menghilangnya iman di dalam jiwa ini… Semoga Allah melindungi kita…

Karenanya tidak salah jika Rasuulullah bersabda: “Jika engkau tidak memiliki rasa malu, maka berbuatlah sesukamu…”

Wallahu a’lam…

Copas dari Group Pecinta Islam