Alkisah hiduplah seorang pemuda di sebuah pemukiman padat penduduk. Pemuda ini sudah bekerja dan mempunyai penghasilan yang lebih dari cukup untuk menghidupi dirinya sendiri. Karena itu dia pun berpikir untuk segera mengakhiri masa lajangnya.

Setiap hari dia berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan jodohnya. Seperti pagi itu, si pemuda berdoa dengan khusyuk agar bertemu dengan sang belahan jiwa. Ketika hari sudah agak siang, pemuda itu keluar rumah. Entah bagaimana awalnya tiba-tiba dia dikejar anjing. Pemuda itu lari tunggang langgang. Tapi dasar si anjing larinya lebih cepat, akhirnya pemuda itu tersusul juga. Lalu “Hauk…” Betis kanan pemuda itu digigit anjing.

“Pagi itu saya berdoa biar bertemu sama jodoh saya. Eh malah saya ketemu sama anjing betina,” curhat si pemuda kepada temannya.

“Terus….”

“Terus saya dibawa ke rumah sakit.”

“Terus….”

“Saya dirawat sama perawat yang sangat baik.”

“Terus….”

“Dialah istri saya sekarang.”

Pelajaran moral dari kisah itu adalah, dalam hidup kita ada banyak sekali rahasia Allah. Terkadang bila kita mengalami sesuatu yang buruk, seperti digigit anjing, bukan berarti itu adalah kesialan. Sometimes accident is not accident at all. Allah telah merancangkan segala sesuatu yang terbaik untuk kita. Segala ujian, apapun bentuknya, itu adalah sarana agar kita tidak pernah lupa pada-Nya, agar selalu mencintai-Nya. Allahu a’lam….

Hasbunallah wa ni’ma al-wakil (cukuplah Allah bagi kita dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung). La hawla wa la quwwata illa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah).

“Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendakinya diantara hamba-hamba Nya” (QS.Al Baqarah:90).

“Allah menganugerahkan al Hikmah kepada siapa yang dikehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahkan al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran” (QS. al Baqarah:269).

Esensi tulisan dari pengajian yang disampaikan Aa Gym di Masjid Daarut Tauhid Bandung, Kamis 1 April 2010.