Tags

Si, Alessio Tacchinardi e mio giacatare preferito. Namun bukan Tacchi saja. Di tahun-tahun akhir era 90-an ada beberapa pemain sepakbola di luar Juventus yang pernah kusukai. Dan antara lain inilah mereka:

1. Michael Oakes (Aston Villa)

Secara de jure Michael Christian Oakes bermain untuk Aston Villa sejak 1991 hingga 1999. Namun dia dipinjamkan ke Scarborough pada 1993-1994. Di musim 1996/1997, Oakes mendapat tempat di tim inti Villa menyusul cedera yang dialami kiper utama Villa saat itu, Mark Bosnich. Selama 3 musim, dia mendapat kesempatan untuk lebih sering bermain lantaran muncul spekulasi Bosnich akan pindah ke Manchester United. Namun kehadiran David James membuat putra mantan pebola Manchester City, Alan Oakes ini memilih untuk cabut. Wolverhampton Wanderers dan Cardiff City adalah dua klub terakhirnya sebelum memutuskan pensiun. Sekarang Oakes menjadi pelatih kiper untuk Wrexham.

2. Dion Dublin (Aston Villa)

Penampilan apik Dublin di Coventry City yang antara lain dibuktikan dengan menjadi top scorer membuat Aston Villa kepincut. Dublin pun dikontrak untuk bergabung bersama Gareth Southgate dkk di Villa Park. Selama 6 tahun mantan pemain Manchester United ini mendedikasikan dirinya untuk The Villa. Namun karena kalah saing dengan Juan Pablo Angel dan Peter Crouch, dia dipinjamkan ke Millwall sebelum akhirnya memilih bergabung dengan Leicester City. Selanjutnya pemain kelahiran 22 April 1969 ini memutuskan gantung sepatu pada pertengahan 2008. Kini dia bergabung dengan perusahaan media.

3. Stan Collymore (Aston Villa)

Stan merupakan penggemar Aston Villa sejak kecil dan berkesempatan menjadi bagian The Villa selama 3 musim. Striker ini membukukan 15 gol selama bermain untuk Aston Villa. Posisi reguler tidak mampu didapatnya lantaran sering didera cedera. Selanjutnya mantan pemain Liverpool ini dipinjamkan ke Fulham, dan akhirnya pindah ke Leicester City dengan status free transfer. Beberapa berita kontroversi mencuat terkain kehidupan pribadi Stan. Dia lalu berpindah-pindah klub hingga akhirnya memutuskan pensiun di tahun 2001. Dunia hiburan lantas menjadi pilihannya dengan ikut bermain di film Basic Instinct 2, juga menjadi presenter dan komentator olahraga.

4. Gareth Barry (Aston Villa)

Barry sekarang bermain untuk Manchester City. Ketika masih berumur belasan tahun, dia disebut-sebut sebagai kapten masa depan Inggris. Semula dia adalah pemain belakang yang juga memiliki naluri tinggi mencetak gol. Namun kini dia lebih dipercaya untuk bermain di lapangan tengah.

5. Nicola Ventola (Inter Milan)

Nick ‘Dinamit’ Ventola. Nama itu pernah disematkan kepada Ventola muda saat dia masih bermain untuk Inter Milan. Saat itu bersama Andrea Pirlo, dia menjadi amunisi muda klub sepakbola asal kota Milan itu. Tapi Nick tidak lama bermain untuk Inter. Sejumlah klub kemudian menjadi tempat persinggahan pria yang ketika lahir berbobot 4,5 kg ini.

6. Gabri Garcia (Barcelona)

Bersama Xavi Hernandes, Gabri pernah menjadi darah muda andalan Barcelona. Gelandang ini pernah digosipkan dilirik raksasa Italia, Juventus. Namun sepertinya hanya gosip semata, sebab Gabri tetap bermain untuk Barca sebelum akhirnya memutuskan bermain di Belanda bersama Ajax Amsterdam.

7. Boudewijn Zenden

Pria yang bermain sama bagusnya sebagai sebagai sayap kiri maupun gelandang tengah ini pernah meramaikan jajaran orang Belanda di klub asal Catalan, Barcelona. Tiga musim di Barca, Bolo -panggilan akrabnya- mencoba peruntungan di Liga Inggris dengan bermain di Chelsea. Middlesbrough dan Liverpool adalah pelabuhan selanjutnya bagi dia. Setelah mencicipi Liga Perancis dengan bermain di Marseille, Zenden kembali lagi ke Premier League.

8. Fredrik Ljungberg

Dulu pemain asal Swedia ini tampil menyolok dengan ujung rambut depan yang dicat merah. Dia pun tampil menyolok karena bermain lincah di lapangan, sering memberi assist akurat, juga produktif mencetak goal bagi Arsenal. West Ham United adalah pelabuhan Freddie setelah meninggalkan Arsenal.

9. Mikkel Beck (Middlesbrough)

Striker asal Denmark yang potongan rambutnya sering dianggap kuno dan aneh. Gosip kehidupan pribadinya tidak terlalu menyenangkan. Dia pun kerap diperlakukan tidak baik oleh fans sepakbola Inggris ataupun oleh teman-teman setim-nya. Meski begitu, di lapangan, Beck bukanlah pemain yang egois, dia akan memberikan bola pada temannya yang berpeluang mencetak gol. Setelah menjadi legenda di The Boro, dia hijrah ke Derby County.

10. Noel Whelan (Coventry City)

Striker yang sempat ditarik posisinya sebagai gelandang. Seiring kepergian Dion Dublin ke Aston Villa, bersama Darren Huckerby, Whelan menjadi striker kesayangan publik ‘The Sky Blues’. Setelah dibekap cedera parah dan Huckerby dijual, Whelan kehilangan tempat di Coventry City sehingga merumput di Middlesbrough. Seiring berjalannya waktu, dia pun pindah ke berbagai klub. Pada 2009, dia tercatat sebagai pemain Darlington. Btw Whelan ini mirip teman lesku waktu SMA he he.

Dulu suka juga sama Ray Parlour, Patrick Viera, dan Dennis Bergkamp saat bermain buat Arsenal. Sempat juga suka sama Andy Cole & Solksjaer (MU), dan de Boer bersaudara (Barcelona).