Tags

, ,

“Kamu kok jadi kurus, kamu apain?” tanya adik saya beberapa hari lalu.
“Nggak aku apa-apain kok.”
“Kamu emang nggak pernah makan?”
“Pernah.”
“Maksudnya, makannya pasti nggak teratur ya?”
“Malah lebih teratur dibanding dulu. Mungkin karena banyak mikir. Katanya mikir itu aktivitas yang banyak membakar kalori. Terus banyak mondar-mandir juga.”

Media Indonesia pernah menulis, mengerjakan teka-teki silang dan kuis bisa membakar rata-rata 90 kalori per jam. Menurut pakar kecerdasan mental dari cannyminds.com, Tim Forrester, otak tersusun dari jutaan sel-sel saraf yang dikenal dengan neuron (yang menyampaikan pesan ke tubuh). Neuron-neuron menghasilkan zat kimia yang disebut neurotransmitter untuk memancarkan kembali sinyal mereka.

Neuron-neuron ini menarik 3/4 glukosa, kalori yang tersedia dan 1/5 oksigen dari darah untuk menciptakan neurotransmitter. Jadi, dengan mengerjakan teka-teki silang yang sulit atau sudoku yang menantang berarti otak akan menarik lebih banyak glukosa dan kalori.

Artinya, jika seseorang menghabiskan waktu 2 jam untuk mengerjakan teka-teki silang, maka dia sudah menggunakan 180 kalori. Jumlah ini lebih besar dibandingkan kandungan kalori dalam krim telur (173) atau sekatung hula hoops (175), dan hanya sedikit lebih kecil dibandingkan 0.56 liter bir (182). Meski begitu, otak tidak menggunakan lemak. Jadi olah raga fisik masih tetap diperlukan.

Btw, belakangan memang sangat sering sekali kehilangan nafsu makan. Tapi mengikuti nasihat orang-orang terdekat, biarpun nggak pengen makan harus tetap makan, ya saya pun melakoninya. Itu karena saya sadar benar, saat menjelang ‘dead line’ seperti ini kesehatan sangat penting. Kalau nggak makan mau dapat energi dari mana.

Hanya saja dua hari belakangan ini, sepertinya menjadi saat di mana saya sangat amat eneg banget sama makanan. Puncaknya adalah Rabu ini. Saya benar-benar nggak bisa menerima makanan. Setelah ditelisik, ternyata penyebabnya adalah teman seperjuangan saya yang ujian pra-sidang pada Rabu ini. Teman saya itu tenang-tenang saja, eh malah saya yang stress. Waktu dia dicecar dengan pertanyaan bertubi-tubi, saya juga ikut salting.

Untungnya dia pinter banget, jadi ya bisa menangkis berbagai serangan yang ditujukan dengan elegan. Meski akhirnya memang ada banyak hal yang harus dia benahi. Ikut lega waktu ujian itu beres. Setelah teman saya beres ujian, artinya giliran saya semakin dekat. Semoga hati dan otak saya cukup dewasa menghadapi semuanya. Bismillah….

Berikut artikel tentang nafsu makan:

Penyebab Hilangnya Nafsu Makan
Merry Wahyuningsih – detikHealth

Jakarta, Hilang nafsu makan umumnya dialami orang sakit. Tapi hilang nafsu makan tak melulu karena sakit bisa juga akibat efek samping beberapa obat termasuk gangguan makan karena ingin menaikkan atau menurunkan berat badan.

Padahal nafsu makan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi kondisi tertentu kadang membuat orang kehilangan nafsu makannya.

Nafsu makan merupakan sistem regulasi yang kompleks, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi tubuh. Banyak faktor yang terlibat dalam menciptakan dan mempertahankan nafsu makan untuk berat badan ideal.

Masalah nafsu makan dapat berupa kelebihan nafsu makan (hyperphagia) dan kekurangan nafsu makan (anoreksia) yang menyebabkan kenaikan dan penurunan berat badan yang cepat.

Hilang nafsu makan alias anoreksia kadang sering digunakan untuk menunjukkan istilah gangguan makan. Anoreksia adalah menurunnya keinginan, sensasi atau rangsangan untuk makan.

Hal ini bisa disebabkan oleh gejala penyakit, gangguan atau kondisi yang mungkin memerlukan perhatian medis yang mencegah sistem pembuangan dari tubuh.

Yang tak bisa dipisahkan dari masalah hilangnya nafsu makan adalah sistem percernaan. Seperti dilansir dari Healthblurbs, Senin (10/5/2010), beberapa masalah pencernaan yang menyebabkan hilangnya nafsu makan yaitu:
Maag
Radang perut
Divertikulitis (radang atau infeksi satu atau lebih divertikula dalam saluran pencernaan)
Penyakit Crohn
Sindrom iritasi usus
Kolitis ulseratif (luka atau peradangan pada usus besar)

Infeksi juga dapat menyebabkan orang tidak lapar dan kehilangan nafsu makan. infeksi yang menyebabkan hilangnya nafus makan bisa merupakan penyakit akut atau penyakit kronis yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit atau jamur, antara lain:
Influenza
Penyakit gondok
Sipilis
Pneumonia
Cacar air
Radang tenggorokan
Demam kuning
HIV/AIDS
Demam tipus
Cacingan (akibat cacing tambang)
Keracunan makanan (E. coli enteritis)
Penyakit coxsackie

Atau bahkan disebabkan oleh penyakit-penyakit yang cukup parah seperti:
Sirosis
Hepatitis
Limfoma
Kelumpuhan jantung
Penyakit hati
Radang usus buntu
Gagal ginjal
Panyakit Addison
Rheumatoid arthritis
Gagal ginjal kronis
Kanker (paru-paru, hati, ginjal, ovarium, serviks, lambung, dan pankreas)

Hilang nafsu makan juga disebabkan oleh efek samping beberapa obat seperti kokain, morfin, antibiotik, amfetamin, methamphetamine, obat kemoterapi, obat batuk dan hidung tersumbat (dekongestan).

Beberapa kondisi psikologis, diet dan gaya hidup juga merupakan faktor terkait yang menyebabkan hilangnya nafsu makan, yaitu:
Stres
Depresi
Anemia
Alkohol
Migrain (sakit kepala sebelah)
Kekurangan vitamn B12
Kehamilan (trimester pertama)

Jika Anda mengalami hilang nafsu makan dalam jangka waktu panjang atau beberapa hari, pertimbangkan untuk mengonsumsi multivitamin, untuk memastikan tubuh tetap sehat. (mer/ir)
(Sumber: detikhealth)

Menu Atasi Hilangnya Nafsu Makan
Nutrition Tue, 20 Jun 2006 14:00:00 WIB

Ada banyak penyebab seseorang kehilangan nafsu makan. Menyajikan hidangan dalam porsi kecil dan penampilan menarik bisa jadi solusinya.

Peradangan usus (peptic ulcer) dan food intolerance bila menurunkan nafsu makan seperti halnya kondisi stres, depresi, atau shock, Demam dan alergi saluran selaput lendir hidung )rhinitis) juga dapat menurunkan nafsu makan karena berkurangnya daya perasa dan penciuman.

Faktor lain nafsu makan menurun, yakni konsumsi jenis obat-obatan tertentu dan perubahan hormonal akibat siklus menstruasi. Mereka yang memasuki usia tua juga bisa mengalami hal ini akibat berkurangnya aktivitas fisik dan hormon tubuh.

Di sisi lain, hilangnya nafsu makan bisa disebabkan kurangnya asupan zat gizi tertentu. Kekurangan zinc, misalnya, bisa menurunkan indra perasa dan penciuman. Demikian juga kekurangan kalium dan magensium.

Pada dasarnya setiap jenis minuman, termasuk soda dan jus buah, dapat mengurangi rasa lapar kalau dikonsumsi sebelum waktu makan. Konsumsi alkohol berlebihan juga bisa menjadi penyebab menurunnya nafsu. Sebalinya, konsumsi alkohol dalam jumlah normal bisa mendorong naiknya nafsu makan.

Hindari junk food
Menurunnya selera makan bisa dihindari dengan upaya menyajikan hidangan dalam porsi kecil dan penampilan menarik. Sebaiknya hindari junk food.

Sajikan kudapan dan makanan berkalori tinggi untuk mereka yang ingin menambah berat badan. Jangan lupa, konsumsi vitamin C dan vitamin B (vitamin larut air) serta beberapa mineral seperti zinc, kalium, magnesium.

Anda bisa memperolehnya dari beberapa bahan makanan.
– Zinc: daging, hati, kerang, telur, serealia tumbuk, kacang-kacangan.

– Kalium: makanan mentah atau segar, terutama sayuran, buah dan kacang-kacangan.

– Magnesium: sayuran hijau, serealia tumbuk, biji-bijian, kacang-kacangan, daging, susu, daging.

– Vitamin B: biji-bijian, kacang-kacangan, kacang merah, tofu, tuna, ikan salmon, sayuran.

– Vitamin C: buah jeruk, melon, semangka, bayam, brokoli, tomat, ubi, kubis, kembang kol.

(Sumber: http://cybermed.cbn.net.id)

Terapi Jus: Sakit Kepala, Nafsu Makan, dan Mata

Air serai, sirsak, dan wortel dapat digunakan untuk atasi sakit kepala, nafsu makan hilang, dan sakit mata.

*Nyeri dan Sakit Kepala. Setelah olahraga atau sibuk bekerja, terkadang kita diserang rasa nyeri dan sakit kepala. Pilih saja jus serai yang cita rasanya menyegarkan. Kombinasi minyak atsiri dan sejumlah komponen dalam serai seperti geraniol, methylpheptenone, eugenol, kadinol, serta limonen, membantu mengatasi sakit kepala, nyeri otot dan persendian serta mengobati luka memar dan bengkak.
Air Serai Madu
Bahan:
100 gram daun serai segar, ambil bagian yang muda, lalu digeprek.
375 cc (1,5 gelas) air matang.
2 sendok madu.
Cara membuat: Rebus daun serai selama 5-10 menit sampai air rebusan berwarna kehijauan dan berbau wangi. Masukkan ke dalam gelas dan campur dengan madu. Bisa diminum hangat atau dicampur es batu.

Tidak boleh untuk balita dan ibu hamil karena serai mengandung alkaloid yang memiliki efek obat. Belum ada studi klinis yang memastikan keamanannya.

*Nafsu makan hilang. Penyebabnya antara lain stres, tubuh kurang fit, serta gangguan pada saluran pencernaan. Coba pulihkan nafsu makan Anda dengan mengonsumsi buah sirsak. Kandungan vitamin C yang tinggi merupakan antioksidan yang amat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sirsak juga kaya senyawa fitokimia yang banyak manfaatnya bagi kesehatan, misalnya dipakai untuk terapi batu empedu serta asam urat.
Shake Sirsak
Bahan:
150 gram daging buah sirsak.
50 cc plain yoghurt.
50 cc susu segar cair.
75 gram es serut halus.
Cara membuat: Campur semua bahan, lalu blender. Minum selagi dingin.

*Kesehatan mata. Jaga kesehatan mata dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin A. Buah dan sayuran yang bagus dijus untuk memelihara kesehatan mata antara lain wortel, buah buni, buah naga, delima, jeruk bali, markisa, terung belanda, daun mint, jagung, dan labu kuning.
Jus Wortel Sehat
Bahan:
200 gram wortel.
200 gram apel.
150 gram brokoli.
Cara membuat: Campur semua bahan, masukkan ke dalam juice extractor. Dinginkan, lalu sajikan.
(Sumber: http://www.ayahbunda.co.id)

—After midnight with Make This Go On Forever (Snow Patrol) and What Went Wrong (Blik 182)—