Tags

, ,

Hipnotismu tak kunjung usai. Masih saja membuatku tak mampu berpaling. Membuatku merangkak mengumpulkan ceceran kata-katamu. Sang pencinta kata, kuabadikan lagi butir-butir aksaramu. Kutangkap lagi sajak-sajakmu yang berterbangan dalam gugus-gugus angin akhir Mei….

Seperti Kabut

aku akan menyayangimu
seperti kabut
yang raib di cahaya matahari

aku akan menjelma awan
hati-hati mendaki bukit
agar bisa menghujanimu
pada suatu hari baik nanti.

***

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

–> Dan aku ingin menjadi hujan di bulan Juni. Yang mampu merahasiakan rintik rindunya. Yang mampu menghapus jejak kaki ragu-ragu. Yang membiarkan apa yang tak terucap dan yang tak mampu diucapkan diserap akar pohon bunga itu….

***

Nokturno

Kubiarkan cahaya bintang memilikimu
Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya
Gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu …
Entah kapan kau bisa kutangkap

***

Dalam Diriku

dalam diriku mengalir sungai panjang,
darah namanya;
dalam diriku menggenang telaga darah,
sukma namanya;
dalam diriku meriak gelombang sukma,
hidup namanya;
dan karena hidup itu indah,
aku menangis sepuas-puasnya

***

Pada Suatu Hari Nanti

pada suatu hari nanti
jasadku tak akan ada lagi
tapi dalam bait-bait sajak ini
kau takkan kurelakan sendiri

pada suatu hari nanti
suaraku tak terdengar lagi
tapi di antara larik-larik sajak ini
kau akan tetap kusiasati

pada suatu hari nanti
impianku pun tak dikenal lagi
namun di sela-sela huruf sajak ini
kau takkan letih-letihnya kucari

(Sapardi Djoko Damono, 1991.)

“The day will come
When my body no longer exists
But in the lines of this poem
I will never let you be alone

The day will come
When my voice is no longer heard
But within the words of this poem
I will continue to watch over you

The day will come
When my dreams are no longer known
But in the spaces found in the letters of this poem
I will never tired of looking for you”
— Sapardi Djoko Damono

*Sajak-sajak Sapardi Djoko Damono ini dikumpulkan dari berbagai sumber*