Rekreasi bersama sudah menjadi agenda tahunan kantorku dulu. Kegiatan ini adalah salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan motivasi kerja dan kebersamaan di antara para pekerja. Dalam rutinitas manusia yang cenderung statis dan monoton, kebutuhan akan relaksasi dan bersenang-senang menjadi sesuatu yang penting. Lebih banyak tentang hal ini dikupas tuntas dalam Human Resource Management.

Selama bergabung dengan kantorku dulu, aku dua kali ikut piknik bareng. Pertama adalah ke Bali. Aku inget banget waktu kantor rapat koordinasi keberangkatan, aku nggak ikut karena harus jaga gawang. He he maksudnya aku lagi piket malem. Ketika teman-teman keluar dari ruang rapat, mereka membawa kabar kalau aku ditunjuk jadi kapok alias ketua kelompok. Hah? Aku? Ha ha sebodolah mau kayak gimana kelompokku diketuai sama aku yang waktu itu masih sangat hijau, polos, imut, lincah, gesit, ha ha ha apa sih ini….

Adam Air dipilih jadi maskapai yang memberikan jasa layanan terbang ke Pulau Dewata. Sesampainya di Ngurah Rai Airport, kami semua dikalungi bunga. Hi hi serasa pejabat kelurahan deh. Aku nggak inget dulu nginep di mana, yang jelas sekamar diisi tiga orang.

Pergi ke mana aja ya waktu itu, udah rada lupa. Seingetku sih ke Kuta, Garuda Wisnu Kenacana, Tanah Lot, makan di Legian, dan belanja oleh-oleh di Pasar Tradisional Sukawati. Sebelumnya beberapa orang dari kami memang sudah pernah ke Bali, tapi pergi bersama teman-teman kantor tentu punya makna sendiri dan sensasi yang berbeda. Apalagi gratis gitu ya, kan kantor yang banyar he he he.

Di Tanah Lot, kami membasuh muka di sebuah mata air. Setelah itu dua pria (satu masih muda, satunya lagi udah tua) menempelkan beras di atas pangkal hidung. Lalu sekuntum kamboja disematkan di kuping kami. Mamas yang nyematin kamboja naroh kamboja di kuping kiri teman-temanku, tapi kok aku sendiri sih yang ditaroh di kanan….

(Gara-gara digodain kan mamasnya jadi salting tuh he he he)

Suatu kali abis dari Kuta, aku dan 4 teman pergi ke Joger (pusat kaos dan pernak-pernik dengan merek Joger). Cuma kami berlima (4 cewek 1 cowok) karena kantor sama sekali nggak mengagendakan pergi ke sana. Niatnya mau borong kaos gitu, tapi karena uang saku yang nggak seberapa plus harga kaos yang lumayan mahal, nggak jadi borong deh, beli seperlunya aja.

Apalagi kaos Joger itu kan ukurannya bener-bener gede, kayaknya nyesuain ukuran bule. Ukuran S aja udah kayak daster buat aku. Akhirnya para cewek yang imut-imut itu masuk ke kandang kaos untuk anak-anak. Bener-bener serba salah deh. Kaos anak-anak kekecilan, kaos dewasa gedenya nggak kira-kira. Ya sudahlah akhirnya aku beli kaos anak-anak yang kalau kupakai emang kayak pake kaos ukuran adik ha ha ha. Eh tapi sampai sekarang masih kupakai ke kampus sih.

(Anak-anak nakal yang berkeliaran ke Joger (ups cewek berkacamata paling kanan ini gak ikutan, huh gak cihuy emang dia niy))

Karena lama di Joger, kami ditinggal rombongan. Akhirnya disepakati kami bertemu di gerbang Garuda Wisnu Kencana. Dengan taksi, kami menerobos jalanan Bali dan duduk di pinggir jalan, menunggu bus rombongan dengan tampang kayak anak ilang he he he.

Piknik yang kedua adalah kegiatan outbound di Cikampek. Lari, panjat, lompat, ketinggian, ya layaknya outbound lah. Aku senang. Paling inget waktu manjat jaring laba-laba. Hmm nggak segampang yang aku bayangin ternyata. Senangnya semua wahana yang kucoba bisa kutaklukan ha ha ha.

(Dari dua jadi sekampung)

Hmm tiba-tiba teringat, karena dia kini tengah berulang tahun ke-12. Selamat ulang tahun, semoga benderamu berkibar paling tinggi. Semoga makin terpercaya dan makin berkah. Amin. Cinta itu tidak lekang, tapi bukan berarti harus menghabiskan hidup bersama. Aku sadari benar hal itu.