Tags

,

Mencicipi makanan khas suatu daerah ketika berkunjung ke daerah tersebut sudah seperti kewajiban bagi sebagian orang. Kalau ada kesempatan, saya juga biasa melakukan hal itu. Tidak terkecuali ketika berkunjung ke Saigon alias Ho Chi Minh City (HCMC) pada awal tahun ini, saya pun segera mencicipi makanan khas negara Indochina tersebut, pho.

Pho, dibaca fe, adalah mie kuah yang disajikan bersama irisan daging. Ada pilihan daging yang bisa menjadi pilihan yaitu sapi, ayam, maupun pork. Beberapa pho dilengkapi dengan bakso.

Mie pho umumnya adalah mie putih khusus pho yang tampak seperti bihun. Kita bisa menambahkan irisan cabe merah, jeruk nipis, tauge, daun basil, dan lada ke dalam kuah. Rasanya gurih segar. Pho sangat populer di Vietnam, seperti bakso yang populer di Indonesia. Tidak heran sangat banyak penjual pho di negara bekas jajahan Perancis itu. Ada yang kaki lima dan ada pula yang warung dan bahkan resto.

Saat itu saya makan di Pho Bo 94 yang terletak di kawasan backpacker Pham Ngu Lao. VND 17.000 untuk semangkok pho dan segelas es teh tawar.

(Saya dan adik makan pho. Siapa yang tampak kelaparan? Sudah jelas orang yang berkerudung hitam he he)

Berikut macam-macam pho seperti dikutip dari wikipedia:

Phở bò tái: Phở with half-done beef fillet
Phở bò chín nạc: Phở with well-done beef brisket
Phở bắp bò: Phở with beef muscle
Phở nạm bò: Phở with beef flank
Phở gân bò: Phở with beef tendon
Phở sách bò: Phở with beef tripe
Phở bò viên: Phở with beef meat balls
Phở gà: Chicken phở
Phở sốt vang: Phở in beef stew soup
Phở tái: Phở with raw beef fillet
Phở tôm: Phở served with pieces of shrimp (sometimes served at Vietnamese-American restaurants)
Phở hải sản: Phở served with variety of seafood (sometimes served at Vietnamese-American restaurants)
Phở xào: Stir-fried phở
Phở chua: Sour phở used with nước mắm pha like gỏi or nộm, found in far Northern Vietnam
Phở cay: Spicy phở

Pho berdaging umumnya disajikan dengan berbagai varian dari tai (rare), chin (well done) sampai dac biet atau spesial. Karena di Vietnam, pork di mana-mana, dan saya tidak makan pork, untuk amannya ya saya makan pho ala vegetarian.

Makanan ini sebenarnya sudah go internasional. Buktinya di banyak negara seperti Kanada dan Australia, makanan ini juga dapat ditemui. Bahkan di Jakarta ada beberapa tempat yang menyajikan makanan Vietnam pun memasukkan pho ke dalam daftar menunya.

Anda ingin mencoba masak pho? Ini resep yang saya peroleh dari http://eresep.com/3684/3/resep-Pho-Bo-(Vietnam).html
Saya sih belum pernah bikin pho sendiri, karena saya nggak bisa dan nggak suka masak🙂

Bahan-bahan Sup :
1 siung bawang kuning
3 inch jahe
daging sapi tetelan
1 buah pekak
3 siung cengkeh
1 inci batang kayu manis
8 buah lada atau dengan merica bubuk
1 sdt garam
1 sdm kecap ikan
1/2 sdt gula
1 maggi blok rasa sapi
1 sdt jeruk nipis

Mie khusus Pho :
1 lb daging, iris tipis-tipis, simpan di kulkas sampai saatnya disajikan
1 bw bombay, iris tipis
4 daun bawang, iris halus
1/3 cup ketumbar
Daun basil

tambahan :
Bawang merah goreng
Taoge segar
Cabe rawit iris-iris

cara membuat :
1. Rebus tetelan sapi dalam air hingga setengah empuk, airnya bersisa sekitar 1 1/2 liter. Sisihkan.
2. Tusukkan bawang bombay dan jahe di tusukan sate, bakar di atas kompor hingga layu dan agak kehitaman (kalau terlalu hitam/gosong, hilangkan bagian hitamnya). Kemudian masukkan ke dalam rebusan tulang, masukkan bumbu sup. Rebus hingga tetelannya empuk dan harum baunya.
3. Untuk penyajian : taruh mie pho, irisan daging, taoge dsb di mangkok, siram dengan kuah yang panas (kalau menyiram tepat di atas dagingnya agar daging yang mentah menjadi matang). Sajikan dengan pelengkapnya.

Jika tidak suka daging mentah, masukkan irisan daging mentah ke dalam rebusan soup sejenak sebelum disajikan.

Selamat makan!