Tags

Lagu-lagu Italia mengalun dengan suara minimal dari komputer jinjingku. Lagu-lagu yang pernah menemani malam-malamku setahun lalu di Kota Kembang, dengan lautan buku di kamar sempitku dan segelas kopi. Tiba-tiba aku kangen berat dengan Bandungku, kepanikanku mengejar deadline TA, kangen kampus, teman-teman dan dosen pembimbingku.

Nggak kerasa hampir setahun aku menjadi warga Ibukota. Berangkat kerja pagi dan pulang malam kujalani setiap hari, sehingga waktu terasa berjalan begitu cepat. Ketika sadar, aku merasa menjadi tua dengan antrean impian yang belum terealisasi. Lalu aku bertanya-tanya, apakah deretan impian itu akan terealisasi semua, sedangkan aku terkadang begitu lelah untuk melompat meraih bintangku. Kadang aku merasa seperti kehabisan nafas setelah sibuk mengejar matahari di tengah polusi Jakarta.

Setahun lalu, aku masih berjibaku menyelesaikan BAB III-ku yang masih selalu direvisi. Meski stres berat, tapi aku menikmatinya. Kangen membawa tas sarat buku yang bertambah berat dengan komputer jinjing di dalamnya. Kangen menunggu dosen pembimbing di sudut kampus itu sambil bercerita banyak hal dengan teman-teman senasib. Sesuatu yang dulu terasa berat, kini jadi kenangan manis yang ngangenin ternyata.

Setahun lalu aku masih seorang mahasiswi. Namun setahun kemudian, aku menggeluti lagi dunia yang dulu pernah akrab denganku. Setahun kemudian kira-kira apa yang akan terjadi denganku ya? Ada perubahan apa di hidupku? Atau aku hanya bertahan dalam stagnasi demi eksistensi di zona nyaman yang kini telah ada dalam genggaman? Biarkan waktu yang menjawab. Insya Allah, tahun depan masih akan kucatat sebagai bagian sejarah hidupku. Semoga ada hal-hal baik dalam setahun ke depan. Amin.