Beberapa waktu lalu pas lagi beli bensin di SPBU ada cewek naik motor yang mengenakan hot pants. Beberapa kali celana itu terangkat dari paha putihnya yang bertato. Dan beberapa kali juga dia menarik celana yang tertarik itu.

Penampilannya memang menyita perhatian pengunjung SPBU yang mayoritas laki-laki. Maklum selain bercelana pendek, dia juga memakai kaos tanpa lengan, memamerkan lengan yang juga penuh tato.

Terkadang saya sebagai perempuan risih sendiri melihat perempuan yang dengan murah ‘jualan’ paha dan dada. Entah kenapa saya merasa ditelanjangi. Meski memang, di hadapan teman- teman yang berpakaian minim, saya tidak protes. Itu hak mereka. Termasuk hak saya juga untuk menulis pendapat saya di ‘rumah’ saya sendiri.

Saya dulu juga akrab dengan celana pendek. Itu dulu waktu saya masih kecil. Bapak sering sekali membelikan celana pendek karena kata dia, saya bagus dengan celana pendek ketimbang rok. Tapi waktu kelas 4 SD saya malu sendiri memakai celana pendek di luar rumah.

Di SMP, seragam olahraga saya adalah kaos plus celana pendek merah. Saya terus pakai celana itu hingga saat kelas dua, cowok-cowok kelas sebelah sibuk menyuiti saya yang keluar kelas dengan celana yang panjangnya sekitar 15 cm di atas lutut. Malu. Celana olahraga itu pun pensiun.

Perempuan itu terlihat berbeda dengan model rambut yang beda dan model baju yang beda. Itu kata seorang teman, bertahun lalu. Berbekal kata-kata itu saya belajar menghijab diri. Bukan sekadar identitas bahwa saya adalah muslim, tetapi karena saya merasa aman, terlindungi dari tatapan nafsu para pria.

‘Bisa dilihat, tapi jangan dipegang,” jadi pegangan beberapa perempuan yang suka buka-bukaan. Tapi kalau saya, gak bisa dilihat dan gak boleh dipegang.

Aturan berpakaian memang tidak seharusnya diterapkan. Karena berpakaian itu hak. Tapi untuk saya sendiri, saya harus pintar-pintar menutup diri.. Bila ada yang bangga ‘terbuka’, saya bangga ‘tertutup’

Saya nggak mau terjebak pro kontra bahwa pakaianlah penyebab maraknya kasus pemerkosaan. Karena dalam beberapa kasus ada juga pemerkosaan terhadap perempuan berpakaian tertutup. Tapi minimal buat saya sendiri, dengan belajar menutup diri merasa lebih aman.