Tags

, , , , ,

Namanya saja Jejamuran, nggak heran jika menunya sebagian besar berbahan dasar jamur. Meski begitu, semuanya enak sehingga Jejamuran layak menjadi tempat favorit untuk buka puasa bersama keluarga.

Bersama keluarga besar saya di kampung halaman, Yogyakarta, makan di tempat yang cosy itu bikin makin akrab. Tempat yang nyaman berpadu dengan makanan favorit mendesak aneka cerita keluar. Tak hanya itu, canda dan tawa pun seolah lepas dari kandangnya.

Nah, Jejamuran adalah salah satu tempat makan favorit kami. Buka puasa bersama di Jejamuran pun terasa makin asyik di tempat tersebut. Tempatnya luas, tentunya banyak meja dan kursi yang tersedia untuk tamu. Sayang, karena fokus ngobrol ngalor-ngidul, foto bersamanya malah kelupaan. Yang terjepret kamera handphone malah beberapa makanannya saja. Ah sudahlah, nanti kalau ke Jejamuran lagi, berarti nggak boleh lupa untuk foto bersama.

Minuman Segar di Jejamuran

Di Jejamuran, saya memilih berbuka puasa dengan es geronimo. Melihat gambarnya di buku menu bikin saya menelan ludah. Sepertinya segar sekali meminumnya setelah adzan maghrib berkumandang. Geronimo adalah semacam orange juice yang diberi campuran jahe dan daun mint.

Pilihan minuman segar lainnya di Jejamuran adalah es kunyit asem. Yup, seperti jamu yang biasa kita beli di mbak jamu itu, tapi diberi es batu. Segar dan menyehatkan tentunya, karena kunyit memiliki khasiat melancarkan peredaran darah.

Minuman unik di Jejamuran yang bisa dicoba untuk berbuka puasa adalah summer breeze. Unik deh minuman ini, karena merupakan perpaduan asam manis dari sirop punch dan jeruk manis, lalu ditambahkan jamur enoki. Rasanya benar-benar bikin penasaran.

Tapi kalau ingin minuman yang klasik, Jejamuran juga menyediakannya. Ada teh tawar, es dawet, serta aneka jus buah. Oh iya, bicara soal teh, saat nggak puasa bisa dicoba welcome drink berupa teh hangat di dekat resepsionis. Enak banget tehnya.

Tulisan lain tentang makanan bisa disimak di: Pho, yang Khas dari Vietnam

Camilan di Jejamuran

Untuk makanan pembuka, kami memesan lumpia jamur. Rasanya gurih dan berasa banget jamurnya. Si penggemar jamur tentu nggak mau melewatkan memesan makanan ini.

Camilan lain yang ditawarkan adalah risoles jamur. Rasa risoles ini beda banget dari risoles yang biasa kita makan. Sebab jamur yang digunakan sebagai isian sudah dipadu dengan bumbu rahasia agar rasanya unik dan bikin kita ingin terus menggigit dan menggunyahnya.

Pilih-pilih Menu Utama di Jejamuran

Jangan banyak-banyak makan camilannya, karena kita akan makan menu utamanya. Kami memesan telur dadar jamur, sate jamur, tongseng jamur, jamur goreng, tumis kangkung, rendang jamur, serta sup jamur. Hmm, banyak ya? He-he maklum, pasukannya juga banyak.

Bagaimana rasanya? Saya akan mencoba mendeskripsikannya satu demi satu ya. Pertama telur dadar jamurnya terlebih dahulu. Telur dadarnya cukup tebal dan di dalamnya terdapat potongan jamur shiratake. Lembut, gurih, dan sedikit kenyil-kenyil saat gigi dan lidah mendapati daging jamur shiratakenya.

Beralih ke sup jamur ya teman-teman. Kuahnya bening, dan terlihat jelas aneka sayuran dalam mangkuk sajinya. Ada brokoli, wortel, tomat, dan yang pasti jamur dong. Gurih dan segar.

Selanjutnya sate jamur. Ketika menggigit pertama kali, rasanya seperti daging ayam. Empuk banget. Rasanya sulit percaya kalau sate itu terbuat dari jamur tiram. Dibalut bumbu kacang, sate jamur ini kian nikmat dinikmati bersama nasi putih hangat.

Di piring lainnya, ada tumis kangkung yang istimewa. Kenapa istimewa? Karena kangkungnya disajikan dengan jamur nameko. Tumis kangkungnya nggak pelit bawang merah dan bawang putih yang dipotong tipis. Gurih dan sedikit pedas.

Next, rendang jamur. Jamurnya dibentuk bulatan kecil, lalu dimasak dengan bumbu rendang. Rasanya? Juara! Tekstur dan rasanya nggak kalah dari rendang daging sapi. Ini salah satu favorit saya selain sate jamur.

Tongseng jamurnya juga enak, lho. Jamur merang dimasak dengan kuah santan kental, dicampur kol, daun bawang, cabe rawit, dan tomat. Kuahnya kemerahan, sudah terbayang semburat pedas yang menggugah selera.

Tulisan lain tentang makanan bisa disimak di: Nyam! Gurihnya Pastel Daging Anak Sapi Plus Domba

Last but not least adalah jamur goreng. Jamur tiram goreng yang kami pesan renyah banget. Jangan lupa dicocol saus dulu sebelum masuk mulut ya. Jamur goreng satu lagi yang kami pesan adalah jamur portabella goreng. Renyah di luar, tapi lembut di dalam. Rasanya nggak bisa berhenti untuk terus ngunyah makanan ini deh.

Bagi yang nggak suka jamur, jangan khawatir karena ada menu lain yang bisa dipilih. Misalnya saja ayam bakar, nasi pecel, dan ayam kecombrang.

Kita bisa reservasi tempat dan menu dulu, sehingga nggak perlu menunggu lama sampai makanan terhidang di meja. Jangan khawatir juga ketinggalan waktu salat karena tersedia musala di Jejamuran.

Nah, itulah Jejamuran, restoran favorit saya untuk buka puasa bersama keluarga di saat Ramadan. Bagaimana denganmu, di mana tempat favoritmu untuk buka puasa bersama?

Jejamuran
Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta
Jam buka: 09.00 – 21.00 WIB
Telp: 0274 – 868170
Reservasi: 0812-2661-7444

*) Ini merupakan tulisan kedua dari BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge