Tags

, ,

Kalau masih bingung menentukan menu buka puasa dan sahur untuk esok hari, resep soto ayam khas Sokaraja ini bisa dicoba. Enak dan segar, pasti bikin suasana makin hangat.

Makanan berkuah bisa menyumbang pasokan air dalam tubuh, sehingga menjaga tubuh kita terhidrasi. Karena itu saat puasa Ramadan seperti sekarang ini, menu buka puasa dan sahur yang saya pilih adalah yang berkuah-kuah, seperti soto ayam khas Sokaraja.

Kenapa soto ayam khas Sokaraja? Sebab ini salah satu masakan favorit keluarga saya. Gurihnya kuah soto yang dipadu bumbu kacang bikin makin semangat makan. Biasanya soto ini dihidangkan bersama lontong. Tapi karena nggak mau double karbo lantaran sudah ada bihun, maka kami menyantapnya tanpa tambahan lontong ataupun nasi.

Resep simpel lainnya bisa disimak di tulisan ini: Resep Makanan Buka Puasa: Bolu Kukus Isi Selai Kacang Skippy

Biasanya soto ayam khas Sokaraja disajikan tanpa tambahan telur, tapi saya menambahkan telur rebus untuk meningkatkan asupan protein. Kerupuk yang digunakan umumnya kerupuk merah, tapi karena nggak dapat kerupuk tersebut, maka kerupuk putih pun jadilah, he-he.

Para mama yang ingin masak soto ayam khas Sokaraja, yuk langsung disimak bahan dan cara memasaknya. Gampang dan sama sekali nggak ribet.

Bahan soto ayam khas Sokaraja:

500 gram ayam
1/2 bungkus bihun direbus
100 gram tauge pendek direbus
Daun bawang iris harus
Telur rebus belah jadi dua

Bumbu halus soto ayam khas Sokaraja:

3 siung Bawang putih
7 siung bawang merah
5 butir kemiri
10 butir merica
Seruas jahe
Seruas kecil kunyit

Bahan kuah soto ayam khas Sokaraja:

2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk purut
1 batang serai dimemarkan
Seruas lengkuas geprek
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Bumbu kacang:

250 gram kacang tanah goreng
150 gram gula merah
3 siung bawang putih goreng
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Cara membuat soto ayam khas Sokaraja:

  1. Rebus daging ayam sampai lunak, lalu angkat dan goreng tapi jangan terlalu kering. Setelah daging ayam agak dingin, suwir-suwir. Sisihkan kaldu alias air bekas merebus daging ayam.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daun salam, serai, dan lengkuas. Masukkan air kaldu ke dalam tumisan bumbu, masak sampai mendidih. Tambahkan pula gula dan garam, koreksi rasanya.
  3. Bikin bumbu kacangnya dengan cara menghaluskan kacang tanah goreng, gula merah, bawang putih goreng, serta gula dan garam. Jika ingin pedas, bisa ditambahkan cabe keriting.
  4. Dalam mangkuk, tata bihun, tauge, ayam suwir, telur rebus, daun bawang, serta bumbu kacang. Siram dengan kuah soto. Lengkapi dengan kecap manis, bawang merah goreng, dan kerupuk.

Ide resep simpel lainnya bisa disimak di tulisan ini: Menu Sarapan: Kentang Keju Plus Sayuran

Mudah bukan cara membuat soto ayam khas Sokaraja ini? Oh iya, saya sengaja nggak menambahkan cabai dalam setiap masakan yang saya buat agar anak saya yang masih usia 4 tahun bisa ikut menikmatinya. Jika Mama suka pedas, selain menambahkan cabai di bumbu kacangnya, bisa juga membuat sambal terpisah. Caranya hanya dengan merebus cabai keriting dan rawit merah, haluskan, tambah gula dan garam, lalu siram dengan sedikit kuah soto.

Soto ayam khas Sokaraja ini bisa jadi alternatif menu buka puasa dan sahur, agar makanan di meja lebih variatif. Selamat memasak.

*) Ini merupakan tulisan keempat dari BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge.