Tags

, , ,

Ilustrasi pedagang online yang sedih/ Foto: Priscilla Du Preez on Unsplash

Please, customer, bersikaplah yang baik pada pedagang online yang sudah berusaha keras melayani dengan baik. Terkadang mereka tidak ambil untung banyak untuk barang yang dijualnya.

“Kirim barangnya dulu, baru nanti saya transfer ke kamu kalau saya sudah lihat barangnya.” Kalimat itu mendarat di WA chat beberapa waktu lalu. Si calon pembeli tidak percaya pada kami, pedagang online yang menjual mukena. Dia khawatir mukena pesanannya tidak datang atau tidak sesuai ekspektasi, setelah dirinya melakukan transaksi pembayaran. Bu, insya Allah kami amanah. Selain pedagang, kami juga pembeli kok.

Baca juga: Aneka Promo Belanja Online Terkini, Jangan Sampai Kalap Belanja

Di saat yang lain ada yang sudah tanya-tanya celana dalam anak yang kami jual via WA. Dia minta dikirim gambar, kami kirimkan. Dia mau memilih warna, kami kabulkan. Sudah kami siapkan pesanannya, tinggal tunggu dirinya transfer. Apa yang terjadi? Tidak ada kabar sama sekali.

Ada pula yang bilang, “Wait, saya transfer sekarang,” tapi nyatanya tak kunjung transfer dan hanya memberi harapan palsu saja. Hmm…

Ilustrasi pedagang online/ Foto: Mein Deal on Unsplash

Kami tidak mengambil untung banyak dari celana dalam yang kami jual. Lagipula celana dalam dagangan kami harganya sudah murah, dibandingkan beberapa pedagang lain yang bilang menjual celana dalam berbahan velvet junior, tapi yang dikirim babydoll kualitas di bawah yang kami jual. Tapi masih saja ada yang minta free ongkir, sambil bilang kalau nggak free ongkir mau beli di toko dekat rumahnya saja. Sungguh ingin menangis membaca WA-nya.

Lalu ada pula yang memberi tahu anaknya tidak muat memakai celana dalam yang dibeli di kami. Padahal sudah dikirim ukuran paling besar, yang mana muat sampai maksimal 25 kg. Ada juga yang mengaku mendapat celana dalam dalam jumlah yang kurang. Positive thinking, mungkin memang anaknya customer paha dan pantatnya besar sehingga kesempitan. Positive thinking, memang kami khilaf dalam menghitung, meskipun sebelum dikirim kami selalu menghitung satu demi satu celana dalam anaknya.

Penjual celana dalam anak libby Jakarta/ Foto: dok. pribadi

Terkadang celana dalam yang kami terima dari distributor tidak semuanya oke. Ada yang jahitannya lepas, warnanya nggak rata, jahitan nggak rapi, motifnya norak, ukurannya kecil banget, dll. Apa kami bisa menukarnya? Tidak. Itu risiko yang harus kami tanggung sendiri. Kadang kami obral-obral pun nggak banyak yang melirik.

Kami berusaha keras menjadi pedagang online yang baik, yang amanah. Karena kami tahu yang berbelanja di lapak kami adalah raja. Kami sudah tundukkan badan, berbicara dengan ramah dan sopan, kadang dapat capek doang saat mendapati kesalahan teknis. Apakah sang Raja tidak kasihan melihat orang yang seperti itu, sehingga tega berlaku zalim. Tolong, jangan ya…

Baca juga: Tips Mencari Lokasi Tempat Usaha dan Sewa Kantor yang Strategis

Dengan bendera Maochi Shop, kami sudah merintis usaha ini sejak 2014. Barang dagangannya pun ganti-ganti. Dari mukena, pakaian dewasa, pakaian dalam dewasa, lalu kini baju dan celana dalam anak. Sudahkah kami jadi ‘kaya’ dari situ? Belum. Bahkan belum bisa dipakai untuk membeli beras dan lauk pauk setiap hari. Kami belum pernah menjadi lebih besar, karena masih disambil dengan pekerjaan yang lain.

Meski ada yang bersikap kurang baik, tapi alhamdulillah banyak juga yang bersikap baik pada Maochi Shop, lebih banyak malah. Banyak yang memahami kami, pedagang yang sedang belajar menjadi lebih besar dan lebih baik. Terima kasih customer yang baik hati dan pengertian. Semoga kebaikannya dibalas Allah, bahagia dunia-akhirat. Aamiin.

Maochi Shop/ Foto: dok. pribadi

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengabarkan, “Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa hadir dalam jual-beli. Maka iringilah jual-belimu dengan banyak bersedekah. (HR. Tirmidzi 1208, ia berkata, “Hadits ini hasan shahih.”) dikutip dari muslim.or.id.

“Pedagang yang jujur dan tepercaya akan dibangkitkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi no.1209, ia berkata, “Hadits hasan, aku tidak mengetahui selain lafadz ini.”

Oh iya, kalau ada yang mau beli celana dalam anak bahan velvet junior dan babydoll, boleh cek IG kami ya: Maochi Shop